Satreskrim Polres Bogor Ungkap Kasus Pencurian Uang didalam ATM

0
33

Satreskrim Kepolisian Resor Bogor ungkap Kasus Tindak Pidana Pencurian uang di dalam ATM dengan cara mengganjal mesin ATM dengan batang korek api di ATM Center Bank BRI depan Minimarket Superindo Cikaret Kecamatan Cibinong Kabupaten Bogor. Minggu (29-10-2017) jam 10.30 WIB.

Pelaku (AS/38) mengganjal mesin ATM dengan batang korek api dan tusuk gigi selanjutnya menunggu korban datang, saat korban datang pelaku (AS) datang berpura-pura membantu korban dan langsung menukar ATM korban dengan ATM yang pelaku bawa dengan model dan bentuk yang sama dengan korban, kemudian setelah mendapatkan ATM korban pelaku (AS) pergi dan berganti dengan pelaku (H/45) dan mengalihkan perhatian serta berperan untuk mengetahui Pin dari ATM korban dengan cara menanyakan pin atau menyuruh korban mengetik pin nya.

Setelah mengetahui Pin korban kemudian kedua pelaku bertemu di suatu tempat yang dijanjikan yaitu di Indomaret Cikaret. Kemudian langsung menguras uang dari korban yang berada di rekening melalui ATM yang dicuri tersebut.

Pelaku mengakui telah melakukan pencurian dengan modus serupa sebanyak sekitar 30 (tiga puluh) kali di wilayah Bogor dan sekitar nya.

Unit Resmob Polres Bogor melakukan penyelidikan berdasarkan Laporan Polisi tentang pencurian modus ganjal ATM yang sering terjadi dan mendapatkan hasil olah TKP, pemeriksaan saksi dan gambar CCTV. Pada hari Senin (30-10-2017) jam 19.30 WIB pelaku (H) ditangkap di daerah Citeureup dan dilakukan pengembangan terhadap pelaku kedua (AS) yang ditangkap di rumah kontrakannya di daerah Kecamatan Tamansari, selanjutnya pelaku dan barang bukti dibawa ke Mapolres Bogor.

Pelaku an (H/45) Alamat Jalan Karanggan Kecamatan Citereup Kabupaten Bogor dan (AS) Alamat Kecamatan Bogor Selatan Kota Bogor.

Barang bukti yang diamankan yaitu :
– 20 kartu ATM
– 5 buku tabungan
– 2 dus tusuk gigi
– 2 gunting
– 1 lem aibon
– 1 senjata airsoftgun
– 1 unit kendaraan roda empat jenis Grand Livina
– Rekaman CCTV

Pasal yang dipersangkakan yaitu pasal 363 KUHP diancam dengan pidana penjara paling lama 7 (tujuh tahun penjara).

(Tribratanews Polres Bogor)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here